The Whole School Approach

Pendampingan untuk sekolah percontohan dilakukan melalui konsep The Whole School Approach (Pendekatan Sekolah secara Menyeluruh). Pendekatan Sekolah Secara Keseluruhan dalam PPB – Whole School Approach in ESD: 

BUDAYA DAN ETOS SEKOLAH

Pendekatan sekolah secara keseluruhan 

  • Pendekatan secara keseluruhan dalam pembuatan keputusan 
  • Pembuatan keputusan partisipatif mencakup seluruh aspek kehidupan sekolah 

Kebijakan sekolah secara keseluruhan 

  • Pembelajaran Berkelanjutan menjadi bagian dalam misi dan dan etos sekolah 

MONITORING DAN EVALUASI 

Monitoring dan evaluasi praktek yang baik 

  • Sekolah adalah organisasi pembelajaran dan menerapkan siklus perencanaan, tindakan,pengamatan, pemikiran dan perbaikan untuk mengembangkan praktek yang baik 

PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN 

Kurikulum formal (inti dan non inti) 

  • Jika pendidikan pembangunan berkelanjutan adalah wajib, maka persyaratan kurikulum perlu diperhatikan
  • Perkembangan menunjukan Pembelajaran Berkelanjutan yang sesuai dengan usia yangmendalami konsep-konsep, teori-teori, keterampilan, nilai-nilai dan perilaku utama 

Keberagaman 

  • Pengalaman-pengalaman langsung dengan “alam” memberikan inspirasi kepada pelajar dan menghubungkan pembelajaran dengan nilai-nilai dan perilaku yang meningkatkan keberlanjutan
  • Kurikulum memiliki dimensi global yang menawarkan konteks yang relevan dimana para murid dapat memperkaya pengetahuan mereka mengenai budaya dan masyarakat lain. 
  • Metode-metode dimana sekolah menghargai keberagaman terlihat jelas oleh murid

Pengajaran berkualitas 

  • Terdapat sumber daya pembelajaran yang memberi rangsangan dan lingkungan pembelajaran yang kaya Diterapkan model-model, dan strategi-strategi pembelajaran yang berpusat pada murid 

Pengembangan profesi

  • Peluang-peluang pengembangan profesi yang meningkatkan Pembelajaran Berkelanjutan tersedia bagi seluruh guru dan staff 

MURID 

Lingkungan pembelajaran yang aman dan mendukung 

  • Para murid didukung ketika mereka mengambil resiko yang kreatif 
  • Para murid menilai pembelajaran mereka sendiri 

Partisipasi dan pemberdayaan murid 

  • Para murid memiliki peluang-peluang penting untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan berbasis sekolah
  • Para murid memiliki peluang-peluang untuk mempraktekkan ketrampilan kepemimpinan dan kewarganegaraan 

MASYARAKAT 

Hubungan dengan orang tua, pengawas sekolah atau dewan sekolah 

  • Sekolah dan para pengawas atau dewan sekolah mendukung hubungan-hubungan yang produktif dengan para orangtua 
  • Sekolah menghargai kontribusi para orang tua dan para pengawas atau anggota staff 

Hubungan dengan masyarakat 

  • Sekolah di hargai sebagai bagian dari masyarakat Masyarakat dihargai sebagai bagian dari sekolah 
  • Para murid memiliki kemampuan dan kesempatan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat 
  • Hubungan dengan masyarakat yang lebih luas Sekolah memahami bahwa sekolah berbasis lokal dan memiliki posisi global Pemahaman ini tampak jelas dalam pembuatan keputusan 

LINGKUNGAN SEKOLAH 

Pengelolaan sumber daya sekolah 

  • Keberlanjutan menuntun pembuatan keputusan tentang cara perolehan, pengelolaan limbah, energi dan pemanfaatan air 
  • Sekolah sebagai contoh praktek keberlanjutan yang baik 

Bangunan dan perbaikan sekolah 

  • Sekolah menerapkan dan memberi contoh teknologi yang meningkatkan keberlanjutan 
  • Sekolah merupakan “bangunan yang mendidik” 

Lahan sekolah 

  • Lahan sekolah mendukung kurikulum 
  • Para murid terlibat dalam penelitian, perancangan, konstruksi dan pemeliharaan lahan sekolah yang meningkatkan keberlanjutan