Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan di Bentang Laut Kepala Burung

Catatan Program Pendampingan Sekolah oleh WWF Indonesia di Papua Barat

Upaya pelestarian alam tidaklah cukup jika tidak didukung oleh sumber daya manusia yang potensial. Pendidikan adalah salah satu ujung tombak peninngkatan kualitas sumber daya manusia, akan tetapi kesadaran akan betapa penting dan perlunya pendidikan itu belum di miliki oleh kebanyakan masyarakat.  

Papua Barat memiliki potensi kekayaan alam yang beraneka ragam sepeti kehutanan, pertanian, perkebunan, perternakan, perikanan dan juga kelautan. Seluruh kekayaan alam yang Tuhan telah sediakan ini perlu dilestarikan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Menyadari akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan ini, WWF Indonesia – Program Papua bekerjasama dengan pemerintah daerah dan juga beberapa stakeholder terkait mengadakan program pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (PPB) atau Education for Sustainable Development (ESD) melalui kegiatan pendampingan sekolah khususnya di wilayah-wilayah yang menjadi lokasi program kerja WWF seperti wilayah Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC) dan pantai peneluran Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea) - Abun di Kabupaten Tambrauw.

Sasaran dari program PPB di Papua Barat ini tentu bukan hanya siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) saja tetapi juga para guru dan masyarakat setempat. Partisipasi mereka juga sangat diharapkan dalam implementasi kegiatan program ini karena mereka lah yang nanti akan lebih sering berinteraktif dengan anak-anak di sekolah. Lebih lanjut, pendampingan guru adalah salah satu strategi agar WWF dapat menjadi mitra bagi guru dalam merancang pembelajaran bagi siswa yang berbasis dan berkaitan dengan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Hasil dari implementasi program telah menunjukan bahwa sebagian besar guru mendukung penuh upaya untuk perubahan yang positif di masyarakat dan juga mendukung program PPB ini.

WWF memiliki Kapal Motor (KM) Gurano Bintang sebagi salah satu sarana pendukung program PPB yang juga menjadi salah satu nilai tambah bagi keberlangsungan program ini. Sejak diresmikan tanggal 17 Februari 2012 sampai dengan saat ini KM Gurano Bintang terus berlayar dan mengunjungi kampung-kampung pelosok di wilayah TNTC. Mengajak anak-anak dan masyarakat peduli terhadap lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam. Kapal ini telah menjadi motivasi dan inspirasi bagi program-program konservasi dan pendidikan lingkungan hidup di di kawasan bentang laut kepala burung Papua Barat.