Kunjungan Virtual Anak-anak Menarbu ke Museum Zoologi SITH ITB

Anak-anak Kampung Menarbu untuk pertama kalinya mengunjungi Virtual Tour Museum Zoologi SITB ITB yang diselenggarakan oleh MULIANTARA bekerjasama dengan Museum Zoologi SITB ITB pada Senin, 9 Agustus 2020 pukul 09.00 – 10.30 WIB atau 11.00 – 12.30 WIT untuk mengenal keanekaragaman hayati. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan museum beserta koleksi hewan yang ada di Museum Zoologi kepada anak-anak Kampung Menarbu.

Sebelum memulai kunjungan, anak-anak melakukan permainan “Angin Ribut” yang dipandu oleh Kak Alyandra untuk menambah semangat saat berkunjung ke Museum Zoologi. Virtual Tour Museum Zoologi SITH ITB dipandu oleh Kak Ganjar Cahyadi selaku Kurator Museum Zoologi SITH ITB. Acara ini dibagi ke dalam tiga sesi yaitu pengenalan museum, kunjungan museum secara virtual dan sesi diskusi.

Pada sesi pertama, Kak Ganjar mengenalkan Museum Zoologi dengan menjelaskan terlebih dahulu definisi dari museum dan zoologi, serta penjelasan singkat beberapa koleksi Museum Zoologi. Zoologi merupakan ilmu yang memperlajari mengenai hewan, salah satu cara untuk belajar mengenai hewan adalah dengan mengunjungi Museum Zoologi. Museum Zoologi merupakan salah satu museum hewan di Indonesia yang berada di Kampus ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat yang berdiri dari tahun 1940 dan memiliki koleksi 2848 ekor.

Pada sesi ini Kak Ganjar juga menjelaskan mengenai istilah-istilah dalam dunia hewan seperti definisi dari invetebrata, mamalia, amfibi, dan juga contoh-contoh hewan yang termasuk dalam kelompok tersebut. Selain itu, dijelaskan pula fasilitas apa saja yang ada di museum zoologi seperti lemari awetan, awetan yang berukuran besar, dan platform berbasis website virtual museum yang dapat diakses bebas oleh masyarakat.

Pada sesi kedua, dilakukan kunjungan museum secara virtual, Kak Ganjar mengenalkan beberapa koleksi hewan yang merupakan hewan khas Papua seperti Burung Kasuari, Kupu-kupu Sayap Burung, Burung Nuri Kepala Hitam, Cendrawasih juga koleksi ular dan katak khas Papua agar anak-anak di Menarbu dapat mengetahui hewan-hewan yang berada di Papua dapat dipelajari dari luar Papua dengan cara mengunjungi museum ini.

Selain mengenalkan koleksi hewan-hewan khas Papua, Kak Ganjar juga mengenalkan beberapa hewan dari berbagai daerah di Indonesia lainnya seperti Harimau Sumatera, Trenggiling, juga Owa Jawa beserta bentuk tubuh dari hewan-hewan tersebut juga fungsinya, sebagai contoh Pak Ganjar menjelaskan bagaimana perbedaan Owa Jawa dengan monyet kepada anak-anak SDN Menarbu.

Selain menyaksikan museum secara langsung, Kak Ganjar juga mengenalkan cara untuk mengakses museum kapan pun dan di mana pun dengan cara mengunjungi virtualtourmuseum.sith.itb.ac.id. Sehingga jika anak-anak Kampung Menarbu atau masyarakat hendak berkunjung secara virtual dapat mengakses website tersebut.

Pada sesi terakhir, anak-anak kampung Menarbu bertanya mengenai Museum Zoologi dan bercerita pengalaman yang telah mereka dapatkan dari kunjungan ini. Mereka bertanya bagaimana hewan-hewan tersebut didapatkan dan dapat diawetkan di Museum Zoologi. Pak Ganjar menjelaskan secara singkat bagaimana proses mendapatakan dan mengawetkan hewan yang ada di museum zoologi juga memberikan sedikit gambaran bagaimana anak-anak di sana dapat mengawetkan hewan. Mereka juga bercerita dengan senang dan antusias dapat melihat koleksi hewan yang ada di Museum Zoologi.

Pada akhir kunjungan Virtual Tour ini, anak-anak diajak untuk menggambarkan hewan-hewan yang telah dikenalkan juga menulis cerita singkat bagaimana perasaan dan pengalaman apa yang didapatkan dari mengunjungi museum zoologi secara virtual. Puji syukur keseluruhan acara berjalan dengan lancar. MULIANTARA sangat berterima kasih kepada pengelola Museum Zoologi SITH ITB yang telah menerima kunjungan anak-anak Menarbu walaupun secara virtual. Semoga ke depannya anak-anak Menarbu dapat berkesempatan untuk melakukan kunjungan langsung ke sana.


https://www.muliantara.or.id/post/kunjungan-virtual-anak-anak-menarbu-ke-museum-zoologi-sith-itb